Wednesday, July 10, 2013

Ramadhan yang berbeda. Dulu tak begini.


Dalam hati, Ei merasa ramadhan tahun ini berbeda dari tahun – tahun sebelumnya.  Menurutnya, pada ramadhan tahun ini ia merasakan sepi dalam rumah. Iya, terhitung sejak 6 bulan ini ayahnya “Ei” pergi ke luar kota, yaitu Garut (Bandung, Jawa Barat). Sang Ayah pergi ke Garut untuk melaksanakan pekerjaannya, sebab sang Ayah  ada sebuah toko dan harus menjaganya , adalah “Toko Batik” di salah satu mall Kota Garut.

"Jika ada waktu untuk pulang, Ayahku pulang ke rumah yaitu di Yogyakarta. Sebisa mungkin Ayah Bolak-balik antara Yogyakarta-Garut. Kadang sekali dalam seminggu, sekali dalam sebulan dan terkadang dalam sebulan pun Ayah tidak pulang ke rumah. Tergantung gimana keadaan.  Semua dilakukan demi keluarganya, untuk istri dan kedua anaknya yaitu  aku (Ei) dan adiknya". 

"Ayahku adalah sosok laki-laki hebat yang bertanggung jawab untuk keluarganya. Pekerja keras dan tidak mudah menyerah, apapun dilakukan untuk kebahagiaan istri dan anak-anaknya. Aku beruntung memiliki orangtua seperti mereka, Ibu...Ayah".
"Ei sangat merindukan  Ayah, apalagi di bulan ramadhan ini. Rindu untuk sahur, berbuka, tarawih dan tadarus bersama  Ayah. Semua rindu Ayah. Ayah lekas pulang, ya. Selalu baik-baik di sana ya, Ayah. Jaga kesehatan Ayah. Begitu celoteh Ei di setiap waktu akan tidurnya".

"Di setiap sepertiga malamku, tidak lupa selalu berdoa buat Ayah".

Tuhan, lindungi  Ayahku di setiap langkahnya..
Serta beri Ayah kekuatan dan kesabaran untuk menjalani hidup ini..
Berilah rezeki yang halal..
Jauhkan Ayah dari segala marabahaya..
Sayangi, pula cintai Ayahku, Tuhan..
Berikan Ayah selalu petunjukMu..
Panjangkan umurnya dan kesehatan yang baik.
Amin.






Dengan cinta dan doa,
Dari seorang putri kecil
yang merindu Ayah.
 

No comments:

Post a Comment